bondowosokab.go.id, BONDOWOSO - Pemerintah Kabupaten Bondowoso kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya bagi warga kurang mampu yang mengalami gangguan penglihatan. Bersama John Fawcett Foundation (JFF), Pemkab Bondowoso menggelar bakti sosial pelayanan kesehatan mata dan operasi katarak gratis.
Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Road to Festival Muharram 2026 sekaligus peringatan Hari Lahir Pancasila ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Bondowoso, Dr. H. Fathur Rozi, M.Fil.I., mewakili Bupati Bondowoso. Seremoni pembukaan di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Bondowoso pada Rabu (10/06/2026).
Pelayanan kesehatan mata berskala besar ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari berturut-turut, mulai tanggal 10 hingga 13 Juni 2026.
Pembukaan ini dihadiri oleh jajaran penting di lingkungan Kabupaten Bondowoso. Tampak hadir unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Baperida, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta Kepala Diskoperindag.
Turut mengawal jalannya program ini secara teknis, hadir pula Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Sosial P3AKB, Kepala BPBD, Kepala Disparbudpora, serta sejumlah kepala perangkat daerah lainnya. Sementara dari pihak mitra, hadir langsung Project Manager John Fawcett Foundation, Komang Wardana.
Dalam sambutannya, Sekda Bondowoso, Dr. H. Fathur Rozi, M.Fil.I., menyampaikan apresiasi yang mendalam atas konsistensi program ini. Bakti sosial kali ini menandai kerja sama ke-11 yang sukses dibangun antara Pemkab Bondowoso dengan JFF serta Lembaga Pengembangan Pendidikan Sosial Masyarakat (LP2SM).
Kegiatan kemanusiaan ini adalah wujud nyata kerja bersama. Selain dengan JFF dan LP2SM, program ini juga mendapatkan dukungan penuh dari berbagai organisasi sosial kemasyarakatan seperti PMI, Fatayat NU, Lazisnu, dan BAMAK. Kami sangat berterima kasih atas inisiatif yang telah berlangsung untuk kesebelas kalinya ini.
Sekda menekankan, bahwa sasaran utama dari program ini adalah masyarakat yang secara ekonomi kurang mampu dan kesulitan mengakses penanganan medis mata. Ia berharap sinergi yang telah mengakar kuat ini dapat terus ditingkatkan di masa mendatang.
Kegiatan rutin ini kami prioritaskan bagi masyarakat tidak mampu agar mereka mendapatkan hak kesehatan yang sama. Seluruh pelayanan diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya sepeser pun. Melalui program ini, kita memberikan penglihatan yang lebih jelas dan kualitas hidup yang lebih baik bagi masyarakat Bondowoso.
Layanan yang disediakan dalam bakti sosial ini sangat komprehensif dan disesuaikan dengan kebutuhan medis masing-masing pasien. Pelayanan mencakup Pemeriksaan mata dan skrining kesehatan mata dasar, Pembagian kacamata gratis bagi warga yang mengalami gangguan refraksi, Pemasangan protesa (mata palsu) bagi yang membutuhkan, serta Operasi katarak gratis menggunakan teknologi medis terkini.
Tidak semua pasien yang datang langsung menjalani operasi katarak. Semua tindakan medis disesuaikan dengan hasil pemeriksaan dan kondisi fisik masing-masing pasien di lapangan.
Untuk memastikan kelancaran operasional dan kualitas tindakan medis selama empat hari ke depan, John Fawcett Foundation (JFF) menerjunkan tim medis dan fasilitas terbaiknya.
Project Manager JFF, Komang Wardana, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mensiagakan dua armada bus pelayanan medis khusus, enam dokter spesialis mata, serta didukung oleh 26 personel tenaga medis dan siber kemanusiaan profesional.
Dengan mengusung tema "Melihat Lebih Jelas, Hidup Lebih Berkualitas", JFF bersama seluruh pemangku kepentingan di Bondowoso berkomitmen penuh untuk menekan angka kebutaan yang disebabkan oleh katarak yang sebenarnya bisa dicegah (avoidable blindness).
Komang Wardana mengatakan, mereka yang sebelumnya mengalami gangguan penglihatan atau bahkan kebutaan akibat katarak, dapat kembali melihat indahnya dunia dan kembali produktif, sehingga memiliki kualitas hidup yang jauh lebih baik. Kami juga berharap kolaborasi erat dengan Pemerintah Kabupaten Bondowoso ini terus berlanjut dan menjadi agenda rutin tahunan demi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Kegiatan bakti sosial ini diharapkan dapat menyaring dan menyembuhkan ratusan hingga ribuan warga Bondowoso, sekaligus menjadi kado nyata dalam rangkaian peringatan Hari Lahir Pancasila melalui aksi gotong royong kemanusiaan yang nyata.
Tulis Komentar